Komunikasi Antar Kelompok

Komunikasi antar kelompok terjadi dalam konteks komunikasi interpersonal dan sudah melawati tahapan komunikasi intrapersonal.  Komunikasi interpersonal sendiri merupakan komunikasi yang terjadi di dalam individu, untuk memikirkan dan meyakinkan suatu hal yang dirasakan. Hal itu terjadi setelah seseorang menerima stimulasi yang ditangkap oleh indera dan ditafsirkan melalui konumikasi diri sendiri. Sedangkan komunikasi  intrapersonal adalah komunikasi yang terjadi antara individu, seperti individu  mengirimkan suatu pesan dan dibalas oleh individu yang dituju.  Komunikasi intrapersonal terjadi hasil dari keputusan yang terletak pada individu itu sendiri. Setelah melakukan interpersonal makna yang diterima sedangkan pada komunikasi interpersonal umpan balik yang diterima dipengaruhi oleh interpretasi makna yang disampaikan oleh individu yang lainnya.

Kelompok merupakan sekumpulan orang yang mempunyai tujuan yang sama yang berinteraksi dalam satu sama lain untuk mencapai tujuan bersama. Kelompok  seperti keluarga, kelompok diskusi, kelompok pemecahan masalah atau suatu komite yang tengah berapa untuk mengambil suatu keputusan. Menurut Walgito komunikasi kelompok terdiri dari dua kata komunikasi dan kelompok. Komunikasi dalam bahasa Inggris communication berasal dari kata latin communicatio dan berpindah dari kata communis yang berarti sama, yang bermaksud  menyampaikan suatu makna. Dapat disimpulkan komunikasi kelompokadalah menyamakan suatu makna didalam suatu kelompok. 

Menurut A. Maslow Pengertian kelompok agar lebih jelas, diawali dengan pores pertumbuhan kelompok itu sendiri. Individu sebagai mahluk hidup mempunyai kebutuhan (Santosa, 2009), yakni adanya: 

  1. Kebutuhan fisik
  2. Kebutuhan rasa aman,
  3. Kebutuhan kasih sayang
  4. Kebutuhan prestasi dan pretise
  5. Kebutuhan untuk melaksanakan sendiri

 Dengan adanya kebutuhan-kebutuhan tersebut  komunikasi kelompok berarti menyamakan makna dalam satu kelompok. Komunikasi kelompok menyamakan suatu makna secara bersamaan, saling mempengaruhi satu sama  lain untuk mencapai tujuan kelompok. 

Komunikasi menurut Michael Burgoon Dan Michael Ruffner, komunikasi kelompok sebagai interaksi secara langsung dari tiga atau lebih individu guna memperoleh maksud dan tujuan yang ditentukan seperti  informasi, pemeliharaan diri atau pemecahan masalah sehingga semua anggota dapat menumbuhkan karakteristik pribadi anggota lainnya dengan akurat : ada empat elemen yang tercakup dalam definisi tersebut:Interaksi secara langsung, Jumlah partisipan yang terlibat dalam interaksi, Maksud dan tujuan yang ditentukan, Kemampuan anggota untuk dapat menumbuhkan karakteristik pribadi anggota lainnya.   

PERKEMBAGAN KELOMPOK

 Disini ada empat tahapan perkembangan suatu kelompok sebagai berikut:

  1. Forming adalah tahapan yang para anggota mulai menempatkan diri berhubungan secara interpersonal, mereka saling memperhatikan, bersahabat, dan mencoba melihat manfaat serta biaya menjadi anggota kelompok.
  2.  Storming, tahap ini mulai banyak kegiatan dan pembentukan norma, konflik mulai terjadi karena masalah keppemiminan, tujuan, norma atau perilaku interpersonal, namun konflik belum tentu terjadi manakala kelompok dapat bekerja efektif dan mampu mengatasi problem.
  3. Norming, tahap ketiga ini anggota kelompok belajar bekerjasama, mengembangkan norma dan kekompakan. Kerjaasama dan rasa tanggung jawab berkembang pada tahap ini.
  4. Tahap terakhir adalah performing, tahap ini kerjasama yang efektif dalam menjalankan tugas. Dari tahap ini beberapa keolmpok dapat terus berkembang, adapula yang kemudian mengalami kemunduran. 

 PERAN PRODUKTIF

  1. Pendorong memberikan dukungan dan reinforcement positif
    pada kelompok
  2. Penjaga harmoni menjembatani perbedaan yang terjadi
  3. Tukang kompromi  mengkompromikan konflik-konflik yang
    terjadi
  4. Penjaga gerbang mempertahankan saluran komunikasi,
    mendorong partisipasi anggota kelompok lainnya
  5. Penyusun standard  membawa kelompok berfungsi sesuai
    standard
  6. Pengamat kelompok dan komentator  membuat catatan dan
    evaluasi kelompok
  7. Pengikut (follower) pasif menerima 

PERAN NEGATIF

  1. Agresor  menyerang anggota kelompok yang aktif
  2. Penghambat  memberikan umpan balik yang negatif
  3. Pencari pengakuan  mencari perhatian bagi dirinya membanggakan pengalaman lalu
  4. Pengakuan diri sendiri  mengemukakan perasaan berdasar persepsinya sendiri dan kepentingannya sendiri daripada fokus pada kelompok
  5. ‘Playboy’  banyak canda – kurang serius
  6. Pencari bantuan  mengemukakan ketidak pastian untuk menarik simpati
  7. Pembela kelompok  khusus membela sub kelompoknya.

MANFAAT 

  1. Saling bertukar informasi
  2. Menambah pengetahuan
  3. Memperteguh atau mengubah sikap dan perilaku
  4. Mengembangkan kesehatan mental
  5. Meningkatkan kesadaran kelompok
 Faktor yang mempengaruhi efektifitas komunikasi kelompok menurut kelompok di gambar interaksi dua adanya Faktor Personal. Yakni peran anggota kelompok dalam sebuah kelompok sangat besar dalam ikut andil memberi sebuah masukan-masukan untuk memecahkan sebuah masalah.

Komentar